Sabtu, 19 Januari 2019

BERFIKIRLAH

Berfikirlah!
"Apa arti ijazah yang bertumpuk, jika kepedulian dan kepekaan tidak ikut di pupuk?" (Najwa Shihab)

Kita bukan generasi penerus, kita adalah generasi pengubah.
Maka rubahlah pola pendidikan ke yang lebih baik mulai dari diri kita, 
memberi contoh mulai dari keluarga kita. 
Karena keluarga yang akan maju, Adalah keluarga yang penngetahuanya baik.
"Bahagialah jika kalian punya kesempatan/peluang belajar di instansi yg formal sekolah, 
tapi jangan pernah berkecil hati, (seperti saya yang tak bersekolah tinggi) dan tak dapat peluang sinau disitu, jadikanlah alam, lingkungan dan orang2 disekitarmu sebagai Buku/Pustaka untuk kamu baca, untuk dikaji, digali dan untuk menjadi sparing belajar setiap hari!!"
Belajarlah, timbalah ilmu ke instansi yg formal setinggi2nya, 
sepuasnya sampai kau tau bahwa dunia ilmu pendidikan/sekolah, 
gagal membodohkan anda semua.

#MaiyahNusantara
#SlimutNdunyo
Fb : https://www.facebook.com/maiyahngawi/

Minggu, 11 November 2018

Kamus Zaman Sekarang





Kamus zaman sekarang :

Berpikiran terbuka artinya, yang sepemahaman dengan kita.
Fanatisme artinya orang yang ada di golongan sana, kalau di golongan sini itu namanya loyalitas.

Hoax adalah yang merugikan pihak sini, kalau yang merugikan sana itu berita.

Terus belajar artinya, belajarlah supaya terus setuju denganku. 
Berapapun banyak buku yg kau baca dan guru yang kau temui, kalau kau tidak setuju berarti kamu tidak mau belajar.

Mentertawakan diri sendiri, adalah usaha untuk membangkitkan self pity.

Keras hati adalah mereka yang ngotot pada kelompok sana, kalau di kelompok sini artinya istoqomah.

Humoris artinya mentertawakan yang sana, kalau nertawain yang sini itu namanya sinis.
Dan sederhana adalah sepele.

Silahkan ditambah sendiri di komentar Hehee


Tag : Kamus Zaman Sekarang
Cipt : Muhammad Zuriat Fadil Nyidamsari

#SlimutNdunyo

Rabu, 07 November 2018

PENAK SING MAIDO





Setiap Manusia pasti memeliki sebuah Masalah
Jangan sampai kita menghina atau mencaci dan mencela orang lain, sebab siapa tahu yang kita benci lebih bagus/lebih baik dari pada (kita) orang yang membenci. 
Siap tahu yang kita hina lebih bagus/sholeh dari pada (kita) yang menghina. 
Untuk membendung dan mengendalikan itu, 
buanglah perasaan: lebih bagus/baik kita dari pada orang lain, 
merasa cukup menjadi ahli ibadah, menyangka orang lain salah terus, dan selalu memperlihatkan kelebihan diri. 
Untuk menahannya hanya dengan bersih hati dan ikhlas rasa. 


Jika kita dihina, bersabarlah. 
Dengan kesabaran, siapa tahu yang menghina bisa sadar. 

Tapi jika dihina orang kita langsung marah, maka tidak akan ada hentinya. 
Jika kita dihina maka diamlah atau berkata baik. 
Jika direndahkan, maka janganlah berbicara sedikitpun atau berkata baik (jangan dibalas). 
Kalau bukan kita sendiri, siapa lagi yang akan merasakan sabar dan tawakkal. 
Perlihatkan sabar dan biarkanlah orang lain menghina dan meledek kita. 

Hasil dari sabar adalah bagi kita maslahat lahir dan bathin


#PenakSingMaido

#SlimutNdunyo



Agar Damai Bisa Kamu Rasa, Serahkan Masalahmu Pada-Nya


Picture by Islampos


Belum punya bahu untuk bersandar ?
Belum ada seseorang yang bisa kau dijadikan tempat curahan hati ?
Jangan bersedih, karena kamu masih punya tempat untuk bersujud, 
Menceritakan semua masalahmu di dalam doa mu dan menumpahkan semua air matamu. 
Karena sebuah masalah dan ujian diberikan untuk membuat kita lebih kuat 
bila berhasil mengatasi dan melaluinya. 
Bahkan seseorang yang kini tampak kuat dan tegar 
dulunya mungkin pernah terpuruk dan terjatuh dalam masalah yang begitu berat
Maka, Serahkan Masalahmu Pada-Nya, Agar Damai Bisa Kamu Rasa

#SlimutNdunyo

Minggu, 28 Oktober 2018

Kejuaraan Nasional Karate Jendral (Purn) Widjojo Soejono XI Gubernur Jawa Timur XIV Dan Bupati Jombang XVII



Jumat 26 Oktober 2018, Gor Merdeka Jombang
Diselenggarakan acara pembukaan Kejuaraan Nasional Karate Terbuka Piala Jendral (Purn) Widjojo Soejono XI Gubernur Jawa Timur XIV Dan Bupati Jombang XVII,

Hadir Dalam acara kejuaraan nasional karate terbuka dihadiri oleh bupati jombang dan wakil bupati jombang, Koni dan Forki Jawa Timur dan Jombang, dan juga Kapolres Jombang, Kodim Jombang, Forpimda Kabupaten Jombang, Para Wasit, Atlit Karate, dan undangan.

Upacara Pembukaan kejuaraan Nasional Karate Terbuka Piala Jendral (Purn) Widjojo Soejono XI Gubernur Jawa Timur XIV Dan Bupati Jombang XVII, Di Pimpin langsung oleh bupati jombang H. Mundjidah Wahab, yang diwakili dengan pembacaan Janji Wasit atlit dan sumpah karate.

Dalam laporannya Harry Koesmadi SH Selaku ketua panitia kejuaraan karate ini mengatakan tentang pelaksanaan kegiatan dan tujuan kejuaraan nasional karate Terbuka Piala Jendral (Purn) Widjojo Soejono XI Gubernur Jawa Timur XIV Dan Bupati Jombang XVII, serta menjelaskan tentang lamanya kegiatan, peserta kejuaraan, dan kelas yang dipertandingkan dalam kejuaraan karate kali ini.















#SlimutNdunyo

ARUMI NAZIFAH YUMNA

Minggu 22 September 2024 Hari yang dinanti nanti AN dan MN sepasangan suami istri,  dimana pada hari tersebut menjadi momen indah. Terlahir ...