Minggu, 02 Oktober 2016

PUISI - CINTA YANG KEMBALI

Bila mencintaimu adalah mimpi 
Maka jangan bangunkan aku dari mimpi itu 
Mencintaimu adalah anugerah terindahku 
Menyakitimu adalah kesalahan terbesarku 
Memilikimu adalah hal yang aku tunggu 
Kau warnai hariku dengan butiran cintamu 
Kau bawa kebahagiaan di hidupku 
Saat aku mulai percaya akan cintamu 
Saat aku mulai takut akan kehilanganmu 
Saat itulah kau pergi meninggalkanku 
Kau pergi tanpa satu alasanpun 
Hidupku terasa mati tanpamu 
Aku tak mungkin berhenti mencintaimu 
Aku hanya bisa belajar hidup tanpamu 
Saat aku berada pada titik jenuh 
Saat aku lelah memperjuangkanmu 
Saat aku tak lagi penasaran 
Menunggu pesan singkatmu 
Saat itulah kau datang kembali 
Dengan membawa cinta 
Cinta yang dulu pernah mati 
Cinta dengan sejuta harapan 
Yang kan berbuah kebaikan 
Pada waktu yang akan datang

PUISI - CINTA YANG KEMBALI
#SlimutNdunyo

Rabu, 28 September 2016

CINTA PANDANGAN PERTAMA

CINTA PANDANGAN PERTAMA 

 Aku tak mengenalmu 
Tapi aku jatuh cinta kepadamu 
Mungkin ini sulit dimengerti 
Tapi kamu lah yang membuatku begini 
Tatapan matamu yang menyejukan 
Senyumanmu terasa damai 
Tingkah lakumu membuatku jatuh hati 
Ku harap waktu berpihak padaku 
Sehingga ku dapat bertemu lagi 
Dengan sang pemilik hati

Senin, 26 September 2016

PUISI - KELAM

KELAM  

Aku terbangun
Lagi lagi terbangun 
Ditengah kelamnya malam 
Tanpa terasa 
Tanpa suara 
Tanpa cerita 
Barangkali aku bersalah 
Barangkali pula aku benar 
Kiranya saat mentari menyapa 
Aku harus siap untuk terluka

RENUNGAN KU

Puluhan tahun telah kulalui 
Beribu hari telah kuhadapi 
Kini aku bertemankan sepi 
Saat hati memintaku untuk memulai 
Memulai mencari ragaku.. 
Aku mulai berjalan menyelusuri sedari pagi 
Hingga gelap tak ada satu pun yang bisa kutumpangi 
Oh Tuhan... 
Bagaimana ini ? 
Perlahan, langkah kaki ku melemah 
Seakan-akan terhenti 
Mataku memanas, mengalir air di pelupuk mata 
Aku teringat akan jasa Ibu ku 
Kemudian aku memulainya dengan berlari-lari kecil...

Jumat, 02 September 2016

RENUNGAN CERMIN KEHIDUPAN



Aku melihat hidup orang lain begitu nikmat, 
Ternyata ia hanya menutupi kekurangannya tanpa berkeluh kesah.. 
Aku melihat hidup teman2ku tak ada duka dan kepedihan, 
Ternyata ia hanya pandai menutupi dengan mensyukuri.. 
Aku melihat hidup saudaraku tenang tanpa ujian, 
Ternyata ia begitu menikmati badai hujan dlm kehidupannya.. 
Aku melihat hidup sahabatku begitu sempurna, 
Ternyata ia hanya berbahagia menjadi apa adanya.. 
Aku melihat hidup tetanggaku beruntung, 
Ternyata ia selalu tunduk pada Allah untuk bergantung.. 
Setiap hari aku belajar memahami dan mengamati setiap hidup orang yang aku temui.. 
Ternyata aku yang kurang mensyukuri nikmatMu.. 
Bahwa di belahan dunia lain masih ada yang belum seberuntung yang aku miliki saat ini.... 
Dan satu hal yang aku ketahui, bahwa Allahu Rabbi tak pernah mengurangi ketetapanNya. 
*Alhamdulillah

 RENUNGAN CERMIN KEHIDUPAN
#SlimutNdunyo

Penghapus Dosa Pembaharu Cinta

Banyak cara Allah untuk memanggil kita agar dekat denganNya. Sakit adalah salah satu cara itu. Sakit adalah bentuk cinta Allah pada hambaNya. Dengan sakit kita terhindar dari rasa sombong. Sakitlah yang menyadarkan kita bahwa dalam kondisi lemah lunglai tak bedaya itu kita dipaksa memanggil, merintih, memohon pertolongan dari Allah. Maka, bersabarlah ketika sakit itu datang, sesunggunya kita sedang dalam proses penghapusan dosa dan perbaikan cinta kepada Allah.
Saya termasuk orang yang sering sakit itu. Dan kali ini, sahabat saya yang sedang diberi nikmat sakit itu menceritakan betapa sakit itu banyak mengandung hikmah baginya dan tentu bagi kita semua. Inilah tutur dia:
“Pasti setiap orang memiliki harapan untuk selalu sehat. Dengan tubuh sehat, segala aktivitas duniawi bisa dilakukan dengan baik. Pekerjaan kantor bisa diselesaikan. Pekerjaan rumah bisa dituntaskan. Kesempatan untuk makan enak dan jalan jalan bisa dioptimalkan. Pengeluaran keluarga bisa dioptimalkan untuk kegiatan yang lain. Tabungan bisa disimpan untuk keperluan yang lain.
Namun ada kalanya, kita tidak selalu sehat. Pasti ada suatu waktu dalam diri kita mengalami sakit. Pasti juga yang dirasakan dan dialami adalah kondisi tidak menyenangkan. Badan menjadi tidak enak. Mood tidak baik. Pekerjaan dan rencana kegiatan lain jadi tertunda. Tabungan bisa jadi dialokasikan untuk pembiayaan. Terkadang kita pasti mengeluh mengapa kita sakit, mengapa orang lain sehat, mengapa kita diberikan keadaan tidak nyaman, khususnya pada Tuhan.
Saya baru saja mengalami sakit dan harus menjalani operasi pada awal bulan Ramadhan ini. Perasaan saya pasti sedih karena tidak biasa puasa, pekerjaan deadline menjadi tidak terpenuhi, merepotkan anggota keluarga lain khususnya suami, menelantarkan anak sementara.
Namun, masya Allah, memang bulan Ramadhan ini penuh berkah. Dalam kesendirian saya di kamar rumah sakit sesudah operasi, saya bisa memiliki kesempatan untuk melakukan instropeksi diri dan kontemplasi. Berbagai rezeki saya dapatkan dalam kondisi sakit.
Pertama, saya menjadi tersadar bahwa begitu sayangnya Allah ketika saya sehat, saya diberikan kemudahan menyelesaikan pekerjaan. Semua deadline terpenuhi. Sakit ini menyadarkan kepada saya bahwa Allah memberikan kemudahan selama ini untuk bisa membantu saya memenuhi kebutuhan hidup secara halal.
Kedua, banyak sekali perhatian dan kasih sayang dari rekan kerja, atasan apalagi keluarga. Mereka memberikan dukungan yang tulus agar saya termotivasi untuk sehat.
Ketiga, menyadarkan pada diri kita bahwa setiap manusia ada titik optimalnya. Tidak bisa berusaha maksimal untuk semua usaha. Ada titik batas kemampuan manusia yang tidak bisa dimaksimalkan. Untuk itu, perlunya berserah diri dan menyadari kelemahan. Semua sudah ada ukurannya dari Tuhan.
Keempat, perlu kiranya ada waktu untuk diri sendiri dan selalu merenungkan kebaikan Tuhan dari setiap nikmat yang diberikan olehNya bahkan dalam keadaan sakit. Ternyata, dalam sakit, Tuhan memberikan kasih sayangNya pada kita untuk membuat kita menjadi lebih sehat nantinya, lebih hati-hati dan bisa mengoptimalkan nikmatnya.

13 Kata Yang Perlu Menghindari Kata “JANGAN MENUNGGU”

1. JANGAN MENUNGGU Bahagia, baru Tersenyum. Tapi Tersenyumlah, maka Anda akan Bahagia...
2. JANGAN MENUNGGU Kaya, baru Bersedekah. Tapi Bersedekahlah, maka Anda akan semakin kaya...
3. JANGAN MENUNGGU Termotivasi, baru Bergerak. Tapi Bergeraklah, maka Anda akan Termotivasi...
4. JANGAN MENUNGGU Dipedulikan orang, baru Anda Peduli. Tapi Pedulilah dengan orang lain, maka Anda akan Dipedulikan ….
5. JANGAN MENUNGGU orang Memahami Anda, baru Anda Memahami dia. Tapi Pahamilah orang itu, maka orang itu akan Paham dengan Anda...
6. JANGAN MENUNGGU Terinspirasi, baru Menulis. Tapi Menulislah, maka Inspirasi akan hadir dalam tulisan Anda...
7. JANGAN MENUNGGU Projek, baru Bekerja. Tapi Bekerjalah, maka Projek akan menunggu Anda...
8. JANGAN MENUNGGU Dicintai, baru Mencintai. Tapi belajarlah Mencintai, maka Anda akan Dicintai...
9. JANGAN MENUNGGU banyak Uang, baru Hidup Tenang. Tapi Hiduplah dengan Tenang, maka Percayalah bukan sekadar Uang yang datang tapi juga Rezeki yang lainnya...
10. JANGAN MENUNGGU Contoh, baru Bergerak mengikuti. Tapi Bergeraklah, maka Anda akan menjadi Contoh yang akan diikuti...
11. JANGAN MENUNGGU Sukses, baru Bersyukur. Tapi Bersyukurlah, maka akan bertambah Kesuksesan Anda.
12. JANGAN MENUNGGU Bisa, baru Melakukan. Tapi Lakukanlah, maka Anda pasti Bisa...
13. JANGAN MENUNGGU Waktu Luang, untuk membaca Alqur'an. Tapi Luangkanlah Waktu untuk membaca Alqur'an...
DAN… JANGAN MENUNGGU lama lagi untuk membagikan tulisan ini kepada semua orang yang Anda kenal…!!!
Sehingga kita semua tersadar...
SELAMAT BERAKTIFITAS

ARUMI NAZIFAH YUMNA

Minggu 22 September 2024 Hari yang dinanti nanti AN dan MN sepasangan suami istri,  dimana pada hari tersebut menjadi momen indah. Terlahir ...