Sabtu, 06 Februari 2016

JAZAAKALLAHU KHOIRON

Makna Kalimat JAZAAKALLAHU KHOIRON
Terkadang kita mendengar ucapan Jazaakallahu Khoiron,
lalu apa maknanya kalimat tersebut
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam :
"Apabila ada seorang mengucapkan kepada saudaranya jazaakallahu khoiron, 
maka sungguh dia telah sangat menyanjungmu (sangat berterima kasih kepadamu karena dia menyerahkan kepada Allah untuk membalas kebaikanmu)".

Jazaakallahu khoiron adalah 
kalimat kebaikan yang menunjukkan segenap kebaikan di sisi Allah
Jazaakallahu khoiron artinya 
semoga Allah menganugerahkan kepadamu surga-Nya.
Jazaakallahu khoiron artinya 
semoga Allah menganugerahkan kepadamu kenikmatan melihat wajah-Nya kelak di surga.
Jazaakallahu khoiron artinya 
semoga Allah menyelamatkanmu dari neraka jahanam.
Jazaakallahu khoiron artinya 
semoga Allah memberikan hidayah untukmu di atas Shirothol Mustaqim.
Jazaakallahu khoiron artinya 
semoga Allah melindungimu dari syaithon yang terkutuk.
Jazaakallahu khoiron artinya 
semoga Allah memberikan rezeki yang penuh berkah.
Jazaakallahu khoiron artinya 
semoga Allah menjadikan engkau selalu berbakti kepada orang tuamu di dunia dan akhirat.
Jazaakallahu khoiron artinya 
semoga Allah menjadikan engkau senantiasa mengikuti sunnah nabi-Nya صلى الله عليه وسلم.

✏Berkata sayyidina Umar bin khattab رضي الله عنه:
"Jikalau seseorang tahu apa yang terkandung dari ucapan jazaakallahu khoiron, niscaya akan memperbanyak untuk mengucapkannya satu sama lain".
Jazaakallahu khoiron kita ucapkan kepada yang menerima.

Selasa, 02 Februari 2016

TENANGLAH DAN JANGAN GELISAH


Rasa gelisah tidak akan menghilangkan kemungkinan terjadinya
apa yang kau takutkan di masa depan…
padahal rasa gelisah itu telah mencuri kebahagiaanmu di hari ini.
Sehingga praktis rasa gelisah itu tidak mendatangkan manfaat sedikitpun,
oleh karena itu Nabi shollallohu alaihi wasallam menuntun kita untuk berdoa:

“Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari perasaan gelisah dan bersedih”. [HR. Bukhori: 2893]

Maka, buanglah rasa gelisah dari hatimu dan tumbuhkanlah rasa tawakkal,
serahkan semua urusan kepada Allah, setelah engkau melakukan usaha yang kau mampui.
Dan jangan lupa, iringilah usahamu dengan banyak berdoa.
Lalu syukurilah nikmat yang ada di tanganmu…
insyAllah rasa tenang dan bahagia akan selalu menghiasi hati Anda.



Oleh : Ustadz Musyaffa ad Dariny


Senin, 01 Februari 2016

7 MACAM PERSAHABATAN

1 “Ta’aruffan

        adalah persahabatan yang terjalin karena pernah berkenalan secara kebetulan,
        seperti pernah bertemu di kereta api, halte, rumah sakit, kantor pos, ATM, bioskop dan lainnya.

2“Taariiihan”

       adalah persahabatan yang terjalin karena faktor sejarah,
       misalnya teman sekampung, satu almamater, pernah kost bersama, diklat bersama dan sebagainya.

3“Ahammiyyatan”  

      adalah persahabatan yang terjalin karena faktor kepentingan tertentu, seperti bisnis, politik,
      boleh jadi juga karena ada maunya dan sebagainya.

4“Faarihan”

     adalah persahabatan yang terjalin karena faktor hobbi, seperti teman futsal, badminton,
     tenis, berburu, memancing, dan sebagainya.

5“Amalan”

     adalah persahabatan yang terjalin karena satu profesi, misalnya sama-sama dokter, guru, dan sebagainya.

6“Aduwwan”

    adalah seolah sahabat tetapi musuh, di depan seolah baik tetapi sebenarnya hatinya penuh benci, 
    menunggu, mengincar kejatuhan sahabatnya, “Bila engkau memperoleh nikmat, ia benci,
    bila engkau tertimpa musibah, ia senang” (QS 3:120).

   Rasulullah mengajarkan doa, “Allahumma ya Allah selamatkanlah hamba dari sahabat yang bila melihat 
   kebaikanku ia sembunyikan, tetapi bila melihat keburukanku ia sebarkan.”

7“Hubban Iimaanan” 

  adalah sebuah ikatan persahabatan yang lahir batin, tulus saling cinta dan sayang karena Allah,
  saling menolong, menasehati, menutupi aib sahabatnya, memberi hadiah, bahkan diam-diam
  di penghujung malam, ia doakan sahabatnya.
  Boleh jadi ia tidak bertemu tetapi ia cinta sahabatnya karena Allah Ta’ala.

Minggu, 31 Januari 2016

RENUNGAN BA'DA SHOLAT MAGHRIB

Ketika aku ingin hidup KAYA, 
aku lupa, bahwa HIDUP itu sendiri adalah sebuah KEKAYAAN. 
Ketika aku berat utk MEMBERI, aku lupa, 
bahwa SEMUA yang aku miliki juga adalah PEMBERIAN. 
Ketika aku ingin jadi yang TERKUAT, aku lupa, bahwa dalam KELEMAHAN, 
Tuhan memberikan aku KEKUATAN. Ketika aku takut Rugi, Aku lupa, 
bahwa HIDUPKU adalah sebuah KEBERUNTUNGAN, kerana AnugerahNYA. 
Ternyata hidup ini sangat indah, ketika kita selalu BERSYUKUR kepadaNYA 
Bukan karena hari ini INDAH kita BAHAGIA. Tetapi karena kita BAHAGIA, 
maka hari ini menjadi INDAH. Bukan karena tak ada RINTANGAN kita menjadi OPTIMIS.
Tetapi karena kita OPTIMIS, RINTANGAN akan menjadi tak terasa. 
Bukan karena MUDAH kita YAKIN BISA. Tetapi karena kita YAKIN BISA, 
semuanya menjadi MUDAH. Bukan karena semua BAIK kita TERSENYUM. 
Tetapi karena kita TERSENYUM, maka semua menjadi BAIK. 
Tak ada hari yang MENYULITKAN kita, kecuali kita SENDIRI yang membuat SULIT. 
Bila kita tidak dapat menjadi jalan besar, cukuplah menjadi JALAN SETAPAK yang dapat dilalui orang. Bila kita tidak dapat menjadi matahari, cukuplah menjadi LENTERA yang dapat menerangi sekitar kita. 
Bila kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang, 
maka BERDOALAH untuk kebaikannya. Kita lahir tanpa membawa apapun 
dan kembali tak ada yg kita bawa.....kecuali Amal perbuatan semasa hidup

Menangislah Karena Air Matamu Dapat Memadamkan Api Neraka



Dua ilmuwan pernah melakukan penelitian disertasi tentang air mata.
Kedua peneliti tersebut berasal dari Jerman dan Amerika Serikat.
Hasil penelitian kedua peneliti itu menyimpulkan bahwa air mata yang keluar
karena tepercik bawang atau cabe ‘‘BARBEDA’’ dengan air mata yang mengalir
karena kecewa dan sedih.
Air mata yang keluar karena tepercik bawang atau cabe ternyata tidak
mengandung zat yang berbahaya.
Sedangkan, air mata yang mengalir karena rasa kecewa atau sedih disimpulkan mengandung toksin, atau racun.
Kedua peneliti itu pun merekomendasikan agar orang² yang mengalami rasa kecewa dan sedih
lebih baik menumpahkan air matanya. Sebab, jika air mata kesedihan atau kekecewaan itu tidak dikeluarkan, akan berdampak buruk bagi kesehatan lambung.
Menangis itu indah, sehat, dan simbol kejujuran. Pada saat yang tepat,
menangislah sepuas²nya dan nikmatilah karena tidak selamanya orang bisa menangis.
Orang² yang suka menangis sering kali dilabeli sebagai orang cengeng.
Cengeng terhadap Sang Khalik adalah positif dan cengeng terhadap makhluk adalah negatif.
Orang² yang gampang berderai air matanya ketika terharu mengingat dan merindukan Tuhannya, 
air mata itu akan melicinkannya menembus surga. Air mata yang tumpah 
karena menangisi dosa masa masa lalu akan memadamkan api neraka.

Hal ini sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW;
‘‘Ada mata yang diharamkan masuk neraka, yaitu mata yang tidak tidur semalaman dalam perjuangan fisabilillah dan mata yang menangis karena takut kepada Allah SWT’’ (HR. Muslim)
Seorang sufi pernah mengatakan, jika seseorang tidak pernah menangis,
dikhawatirkan hatinya gersang. Salah satu kebiasaan para sufi ialah menangis.
Beberapa sufi mata dan mukanya menjadi cacat karena air mata yang selalu berderai.
Tuhan memuji orang menangis;
‘‘Dan, mereka menyungkurkan wajah sambil menangis dan mereka bertambah khusyuk’’(QS Al-Isra' [17]:109).

Nabi Muhammad SAW bersabda;
‘‘Jika kalian hendak selamat, jagalah lidahmu dan tangisilah dosa²mu’’(HR. Muslim)

Ciri-ciri orang yang beruntung ialah :

1. Ketika mereka hadir di bumi langsung menangis,
    sementara orang-orang di sekitarnya tertawa dengan penuh kegembiraan.
2. Jika meninggal dunia ia tersenyum, sementara orang-orang di sekitarnya
    menangis karena sedih ditinggalkan.





#MenangislahKarenaAirMatamuDapatMemadamkanApiNeraka
#FkiAsshihah
#SlimutNdunyo

MENULIS "HUSNUL KHATIMAH" YANG BENAR

Husnul Khatimah 
Mana yang benar dalam menulis : 
- Chusnul chatimah 
- Khusnul Khatimah atau.... 
- Husnul Khatimah 
Yang benar adalah. حُسْنُ الخَاتِمَ "Husnul Khatimah" (huruf "H" nya pakai huruf"h/ح"dibaca tipis, 
bukan pake "H/ھ" dibaca tebal) 
Husnul asal katanya adalah "Hasan" yang berarti BAIK, "Husnul" berarti TERBAIK 
Jadi Makna dari kalimat "Husnul khatimah" adalah... "MATI DISAAT (dalam keadaan) 
YANG TERBAIK Lalu bagaimana jika ditulis dan dibaca dengan. خُسْنُ الخَاتِمَة Khusnul khatimah.., 
yang dibaca menggunakan huruf خ/ kh... 
Naaah....kalo Husnul artinya TERBAIK..., maka Khusnul artinya TERHINA/ TERENDAH 
Maka makna kalimat "KHUSNUL KHATIMAH adalah "MATI DISAAT (dalam keadaan) 
DIHINAKAN/ DIRENDAHKAN . 

Waaaw , SO mulai sekarang yuk kita nulis dgn benar ya teman ;)

Jumat, 29 Januari 2016

PANDANGAN HIDUP DI HARI TUA


Dulu ....

Kita sangat KAGUM pd manusia yang : » Cerdas,  » Kaya,  » Berhasil dalam Karir,  » Hidup sukses,  » dan Hebat Dunianya.

Namun Sekarang ...

Kita memilih untuk mengganti kriteria kekaguman tsb.  dengan :
» Manusia yang Hebat di mata ALLOH,    » Sekalipun kadang penampilannya begitu biasa dan sangat bersahaja.

Dulu ...

Kita memilih MARAH ketika merasa 'Harga Dirinya' dijatuhkan oleh orang lain yang 'Berlaku Kasar Kepada kita ' dan menyakiti dengan 'Kalimat-Kalimat Sindiran'.

Sekarang ...

Kita memilih untuk  BANYAK BERSABAR & MEMAAFKAN, Karena kita yakin 'Ada Hikmah Lain'.  yang datang dari mereka ketika kita. mampu untuk 'Memaafkan & Bersabar'.

Dulu ... 
Kita memilih MENGEJAR DUNIA dan 'Menumpuknya' sebisa mungkin .... Ternyata kita sadari kebutuhan itu hanyalah 'Makan dan Minum' untuk hari ini.

Sekarang ... 
Kita memilih untuk BERSYUKUR & BERSYUKUR dengan apa yang ada dan memikirkan bagaimana kita bisa 'Mengisi Waktuk untuk hari ini dengan apa yang bisa kita lakukan/perbuat dan bermanfaat 'Untuk Sesama'. Kita takut di akhirat kelak ALLOH menegur ketika kita mengetahui anak yatim, fakir, miskin kelaparan, tapi kita tidak memberinya makan.

Dulu ... 

Kita berpikir bahwasanya kita bisa MEMBAHAGIAKAN  » Orang tua,  » Saudara,  » dan teman-temanku  jika kita berhasil dengan dunianya, Ternyata yang membuat mereka bahagia 'Bukan Itu', melainkan :  » Ucapan,  » Sikap,  » Tingkah,  » dan Sapaanku kepada mereka.

Sekarang ... 

Kita memilih untuk 'Membuat Mereka Bahagia' dengan apa yang ada pada diri kita. karena kita ingin ke-Manfaat-an ditengah-tengah mereka... (Sebaik-baik Manusia adalah yg Bermanfaat buat Manusia lainnya)

Dulu ... 

Fokus pikiran kita. adalah membuat RENCANA-RENCANA DAHSYAT untuk Dunia.... Ternyata kita menjumpai teman dan saudara-saudara kita. begitu cepat menghadap kepada-NYA...

Sekarang ... 

yang menjadi 'Fokus Pikiran' dan 'Rencana-Rencana' kita adalah Bagaimana agar Hidupk ini dapat Berkenan di mata ALLOH dan Sesama jika suatu saat nanti diri ini dipanggil oleh-NYA.
→ Τak ada yang  dapat menjamin bahwa kita dapat menikmati 'Teriknya Matahari Esok Pagi'
→ Τak ada yang  bisa memberikan jaminan kepada kita bahwa kita masih bisa 'Menghirup udara Besok Hari'.
Jadi apabila 'Hari Ini dan Esok Hari' kita. masih hidup, itu adalah karena kehendak ALLOH semata, bukan kehendak siapa-siapa...
Renungan ini mengintropeksi kita agar lebih mawas diri bahwa : 'DULU' kita ini siapa? Dan 'SEKARANG' kita mau kemana??

ARUMI NAZIFAH YUMNA

Minggu 22 September 2024 Hari yang dinanti nanti AN dan MN sepasangan suami istri,  dimana pada hari tersebut menjadi momen indah. Terlahir ...